INSTITUT PERTANIAN MALANG

Competency is Our Strength

Institut Pertanian Malang Perkuat SDM UMKM Desa Sukosari Melalui Program Sertifikasi Halal

Malang – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Institut Pertanian Malang melaksanakan kegiatan bertajuk Peningkatan SDM dan Menumbuhkan Industri Kompetitif Melalui Sertifikasi Halal pada 3 Februari 2023 di Kantor PADUKA, Desa Sukosari, Kabupaten Malang. Kegiatan ini diketuai oleh Didik Suprayitno, S.TP., M.Si dari Program Studi Agribisnis, bersama beberapa dosen lainnya, serta melibatkan mahasiswa dalam proses pendampingan. Program ini difokuskan pada penguatan kapasitas SDM pelaku UMKM agar lebih siap dan kompetitif melalui penerapan sertifikasi halal.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan identifikasi dan analisis kesiapan UMKM sektor pangan dan produk konsumsi di Desa Sukosari. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha masih memandang sertifikasi halal sebagai kewajiban administratif semata, bukan sebagai strategi peningkatan daya saing. Melalui sosialisasi dan pelatihan, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep halal, Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), serta pentingnya dokumentasi bahan baku dan proses produksi yang terstandar. Pendampingan teknis dilakukan untuk membantu pelaku usaha memahami tahapan dan persyaratan pengajuan sertifikasi halal.

Pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan perubahan pola pikir pelaku UMKM terhadap pentingnya sertifikasi halal. Peserta mulai menyadari bahwa sertifikat halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, membuka akses pasar yang lebih luas, serta memperkuat posisi produk di tengah persaingan industri. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat peran Kantor PADUKA sebagai pusat layanan dan fasilitasi UMKM di tingkat desa.

Meskipun capaian kegiatan masih pada tahap peningkatan kapasitas dan kesiapan usaha, program ini menjadi fondasi awal dalam menumbuhkan industri UMKM yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Ke depan, pendampingan lanjutan akan diarahkan pada proses sertifikasi hingga terbitnya sertifikat halal serta integrasi dengan strategi pemasaran dan penguatan manajemen usaha. Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM, sertifikasi halal diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan industri lokal yang berdaya saing.

Tags:

Comments are closed