Dosen Institut Pertanian Malang Dampingi CV Menara Dua Tingkatkan Efisiensi Produksi Jamur Tiram
Malang – Tim dosen dari Institut Pertanian Malang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di CV. Menara Dua pada Juni hingga Juli 2022. Kegiatan ini mengusung tema Efisiensi Energi Teknologi Steam Sterilization dan Balancing Jamur Tiram untuk Mengatasi Over Stock Panen. Ketua tim pengabdian, Dr. Ahmad Sofwani, M.Si, menjelaskan bahwa usaha budidaya jamur tiram di CV. Menara Dua menghadapi dua permasalahan utama, yakni tingginya konsumsi energi pada proses sterilisasi baglog dan terjadinya over stock panen akibat ketidakseimbangan antara produksi dan kapasitas pasar. “Proses steam sterilization merupakan tahapan penting dalam produksi jamur tiram, namun juga menjadi salah satu komponen biaya terbesar karena konsumsi energi yang tinggi. Selain itu, pola produksi yang belum terjadwal dengan baik menyebabkan panen terjadi secara bersamaan dalam jumlah besar,” ujarnya.
Kegiatan pendampingan dilakukan melalui observasi langsung proses produksi, identifikasi penggunaan energi, analisis pola panen, hingga penyusunan rekomendasi teknis. Tim juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pencatatan sederhana terkait jadwal produksi dan konsumsi energi sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Melalui pendekatan partisipatif, mitra mulai memahami keterkaitan antara jadwal sterilisasi, produksi baglog, dan stabilitas panen sehingga pengelolaan produksi dapat dilakukan secara lebih terencana dan terintegrasi dengan kapasitas pemasaran.
Penerapan prinsip balancing produksi membantu mengatur volume panen agar lebih merata sehingga dapat menekan risiko kerugian akibat penurunan kualitas jamur tiram saat over stock. Selain memberikan manfaat bagi mitra usaha, kegiatan ini juga menjadi sarana implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa yang terlibat, yang memperoleh pengalaman langsung dalam menganalisis proses produksi agribisnis dan manajemen usaha skala kecil. Tim pengabdian berharap pendampingan lanjutan dapat dilakukan dengan pengukuran efisiensi energi secara lebih terstandar dan penguatan strategi pemasaran agar CV. Menara Dua mampu meningkatkan efisiensi biaya, menjaga kualitas produk, serta memperkuat daya saing jamur tiram di pasar lokal.





Comments are closed