Malang (26/01), Pelaksanaan ujian seminar proposal dari salah satu mahasiswa Institut Pertanian Malang, yaitu Lasarus Yogi Abu (14030476) yang dihadiri oleh dua dosen selaku pembimbing yaitu Ibu Ir. Sri Sulastri, M.Si pembimbing pertama dan Ibu Diena Widyastuti, S.TP, M.Si, selaku pembimbing kedua serta oleh rekan mahasiswa sebagai peserta seminar.

Pengarahan dosen pembimbing saat ujian seminar proposal

Menurut Arikunto (2005), Proposal penelitian merupakan sebuah rencana tertulis yang akan diikuti dengan kegiatan nyata. Proposal penelitian ini masih bersifat rancangan yang masih bisa berubah. Walaupun demikian, proposal atau usulan penelitian yang sudah mengandung isi sistematika peneltiian yang akan dilakukan sebagai cermin dari kualitas penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti (mahasiswa) bersangkutan.

Ujian seminar proposal wajib bagi mahasiswa IPM yang akan melalukan penelitian. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa yang bersangkutan memperoleh kritik dan masukan sebelum benar-benar terjun di lokasi penelitiannya. Selain itu juga, Seminar proposal ini dilakukan sebagai suatu syarat akademik dan mahasiswa yang bersangkutan akan siap turun ke lapang untuk melakukan penelitian.

Pelaksanaan ujian seminar proposal saudara yogi sapaan akrabnya dengan dipandu oleh seorang moderator saudara Eduradus Owak atau edu sapaan akrabnya.  Judul yang diangkat oleh saudara yogi dalam penelitiannya adalah  “Studi Aktivitas Komodo (Varanus komodoensis) Di Loh Baru Taman Nasional Komodo”.

Seperti yang dijelaskannya saudara yogi dalam seminarnya, variabel pengamatan dalam penelitiannya antara lain Perilaku Digestif (perilaku makan dan minum ), Perilaku kawin dan bertelur (perilaku kawin mulai terliat sejak pertengahan Juni sampai akhhir Juni selama sekitar 14 hari), Perilaku Bergerak (semua pergerakan komodo dari suatu tempat ketempat lain), Perilaku Diam (Aktivitas diam komodo dibawah naungan, semua permukaan tubuh menyentuh tanah), Perilaku mengamati : (perilaku tanggapan teradap lingkungan sekitar) dan Perilaku Berjemur (perilaku berjemur komodo didaerah terbuka, semua bagian tubuh terkena langsung cahaya matahari).

Rencananya penelitian saudara yogi akan dilakukan di Loh baru Taman Nasional Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Pelaksanakan dilakukan pada Bulan Febuari sampai Maret 2019.

Ujian Seminar yang dilakukan terdiri dari tiga sesi yang dipandu oleh moderator yaitu sesi pertama pemaparan materi oleh saudara yogi, kedua sesi pertanyaan yang diberikan oleh moderator kepada tiga orang penanya, sesi treakhir adalah saran dan masukan dari masing-masing dosen pembimbing. Setalah saran dan masukan dari masing-masing dosen pembimbing moderator menutup acara seminar proposal dan diakhri dengan ucapan selamat dan tepuk tangan oleh peserta seminar.

Beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta seminar yaitu dari saudara Saverinus Jehamu yaitu pertanyaan berkaitan dengan motivasi apa yang mendasari saudara yogi sehingga memilih untuk melakukan penelitian tersebut?, “Sebagai satwa yang memiliki status dilindungi karena keberadaannya yang hampir punah, Penelitian mengenai aktivitas Komodo ini sangat diperlukan sebagai inventarisasi yang sangat berguna bagi instansi terkait. Selain itu Komodo merupakan salah satu hewan purba yang masih ada saat ini”. Ujarnya. Ibu Ir. Sri Sulastri, M.Si berpesan kepada saudara yogi untuk mengamati dengan cermat dan seksama ketika melakukan penelitian disana, dan yang terpenting adalah menjaga atitude dan sopan santun, karena saudara disana membawa nama baik institusi IPM.

Setelah seminar usai, saudara yogi mengemukakan pernyataan penutupnya, “saya sangat bangga dan lega sekali  dengan terlaksananya tahap petama ini hingga selesai, terimkasih secara pribadi juga kepada kedua dosen pembimbing yang berkenan untuk membimbing dan hadir pada acara seminar ini, serta pada rekan-rekan mahasiswa yang sangat saya cintai atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Selain itu, saya juga ingin mempelajari aktivitas komodo ini setelah rentan waktu sebelumnya yang telah saya lakukan, apakah hasilnya nanti akan memiliki kesamaan ataukah mengalami perubahan”, imbuhnya.

(by: edu)

WhatsApp chat